Ucapan Terima Kasih untuk Guru, Ibu-Ayah, dan Orang yang Menyayangi Kita

Ucapan Terima Kasih – Manusia adalah makhluk yang membutuhkan orang lain, jadi sikap tolong menolong sudah menjadi hal yang biasa. Karenanya, muncullah sesuatu yang membuatmu mengungkapkan penghargaan atas bantuan yang kamu terima. Ucapan terima kasih memang perlu diucapkan ketika kamu menerima sebuah bantuan maupun pemberian berupa barang.

Bahkan di setiap bahasa ada ungkapan rasa terima kasih, meskipun berbeda, tapi kamu bisa lihat kalau tipe manusia itu sama. Hanya saja bahasa, rasa, agama, dan negaranya saja yang berbeda, walaupun budayanya beda tetap punya karakter yang sama. Tetapi kamu harus bisa menghargai itu semua, karena jika semua sama dunia tidak akan indah.

Jika kamu ingin mengucapkan terima kasih, buat kata yang bersifat menghargai orang lain dan sopan. Berikut ini merupakan berbagai contoh ucapan terima kasih yang bisa kamu tujukan kepada orang lain.

Ucapan Terima Kasih untuk Guru Tercinta

Terima kasih guru

Guru ibaratkan sinar mentari yang mampu memberikan cahaya pada kehidupan kita dengan ilmu yang bermanfaat guna mengarungi kehidupan yang akan kita jalani.

Di Indonesia sendiri ada hari guru nasional yang sering di peringati setiap tanggal 25 November, di mana hal ini membuktikan bahwa guru merupakan profesi yang sangat mulia demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

Nah berikut ini kami berikan kumpulan ucapan hari guru dan ucapan terima kasih untuk guru yang bisa digunakan setiap hari guru nasional maupun hari-hari biasa atau momen tertentu seperti perpisahan sekolah.

  1. Terima kasih untuk semua dedikasimu , terima kasih untuk semua pengorbananmu, terima kasih untuk semua perhatianmu wahai guruku.
  2. Terima kasih guru, kau adalah orang yang berpengaruh dalam hidup kami. Kau telah membantu kami dalam menemukan jati diri kami, serta potensi didalam hidup kami
  3. Kau selalu menjadi yang terbaik, kemana pun kami akan pergi serta apapun yang akan kami lakukan, kami akan selalu tetap mengingat jasamu. Terima kasih guru
  4. Kami selalu bersyukur atas apa yang diberikan kepada kami. Guru bukan hanya mengajar kami, akan tetapi juga membimbing kami
  5. Apa kami saat ini dan siapa kami saat ini, tak lain semuanya itu berkat hasil dari kerja keras mu guru. Do’a kami akan selalu menyertaimu guru, yang mengajar kami selama ini
  6. Keramahan yang kau pancarkan setiap hari, tak akan pernah hilang dalam ingatan kami. Perjuangan dan pengorbanan tak akan pernah luput dari ingatan kami, kau adalah guru terhebatku
  7. Seuntai kata ku ucapkan teruntuk kau pahlawan umat, pembimbing setiap manusia dan penerang kehidupan. Terima kasih atas ilmu yang telah kau berikan wahai guruku. Jasa-jasamu akan selalu ku kenang sampai kapanpun.
  8. Semua tak kan pernah terlupakan. Kau guru terbaiku yang akan selalu ku kenang selamanya. Biarkan ini menjadi cerita indahku di sekolah ini. Terima kasih atas bimbingan dan ilmu yang kau beri wahai guruku.
  9. Nasihat dan bimbingan tulus darimu, akan ku kenang selalu untuk selamanya. Jasa-jasamu begitu mulia, kau akan menjadi guru terbaiku sepanjang masa. Terima kasih wahai guruku.
  10. Kami sangat bersyukur telah menjadi muridmu. Sebagai guru anda bukan hanya mengajar kami, akan tetapi selalu mendidik kami dengan kasih sayang. Terima kasih guru, kau telah mewujudkan semua mimpi-mimpi kami.

Ucapan Terima Kasih untuk Ibu dan Ayah yang Menyayangi Kita

Terima Kasih untuk Ibu
gambar: @mamasurga
  1. Ibu, Ayah, aku tahu aku punya banyak salah kepada kalian. Hari ini aku ingin berjuang sampai titik darah penghabisan, semangatku tidak akan pernah luntur, aku akan kembali dengan membawa kebanggaan untuk kalian. Terima kasih atas segalanya yang telah kalian berikan kepadaku, kasih sayang sejak aku di kandungan sampai sekarang. Bahkan doa kalian tidak pernah berhenti untukku, dan malah membuat kalian lupa untuk berdoa tentang diri sendiri.
  2. Setiap hari aku merasakan cinta dan jatuh cinta, bukan kepada kekasih atau orang lain. Tetapi aku jatuh cinta kepada orang tuaku, kasih sayang dan cinta mereka tidak akan ada yang pernah menggantikannya. Sehingga membuatku semakin sayang dan cinta kepada mereka. Terima kasih Ayah, Ibu, atas semua kasih sayang dan cinta yang kalian berikan kepadaku sejak dulu. Aku akan berusaha dan berjuang untuk membanggakan kalian dengan kesuksesanku.
  3. Keluarga memang orang yang paling tahu kita,paling menyayangi kita tanpa mengharapkan sepeserpun imbalan. Ayah, beliau adalah orang yang sayang dan cinta kepada anaknya, tapi hanya melakukannya dalam diam.Bahkan ketika semuanya menangis ia tetap kuat, dan tidak pandai menitihkan air mata. Tapi aku berterima kasih, karena ayah bisa memahami dan mengerti hati, bahkan ketika tidak ada yang paham dengan diriku.
  4. Ibu, engkau memang tidak pernah mengeluh kepadaku tentang penderitaanmu selama sembilan bulan dan ketika melahirkanku. Bahkan tidak pernah kau untuk sekalipun, aku merasa sangat buruk sekarang ini. Karena diriku sering membuatmu sedih dan kecewa, tapi kasih sayangmu padaku tidak pernah luntur dan berkurang, walaupun pernah kata-katamu menyakitiku. Terima kasih ibu, segala yang kau berikan adalah hidupku.
  5. Dulu ketika masih kecil, aku adalah anak yang manja, cengeng, dan menuntut seenaknya sendiri. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, aku mendapatkan pelajaran hidup dari orang tuaku. Bagaimana arti sebuah kehidupan yang sebenarnya sudah kudapatkan, dari perjuanganku yang harus menjauh dari kalian. Terima kasih ayah dan ibu, kalian memberikanku kesempatan untuk mempelajari apa arti sebuah perjuangan dan kehidupan.
  6. Jika kamu iri dengan orang tua dari temanmu ataupun orang lain, coba pikirkanlah perjuangan orang tuamu. Kamu tidak pernah tahu bagaimana perkembangan mereka yang sebenarnya, karena yang kamu tahu hanyalah hasilnya saja. Kisah kamu melihat orang tua orang lain lebih baik, maka kamu salah besar. Karena orang tua kitalah yang paling baik dan terbaik dari segalanya, mereka mengusahakan yang terbaik untuk anaknya, terima kasih ayah dan ibu.
  7. Kasih sayang dari orang tua adalah harta yang sangat berharga, tidak akan pernah ada yang bisa membayarnya atau menggantikannya. Karena mereka menyayangi kita dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan apa pun, usahakan yang terbaik untuk kita tanpa meminta balasan. Ayah dan ibu adalah segalanya dan yang terbaik dari Tuhan. Aku memang tidak bisa membalas dan memberikan imbalan, yang kubisa hanyalah mengucapkan rasa terima kasih dengan tulus.
  8. Ibu dan bapak, doa kalian selalu menyertai diriku hingga aku menjadi diriku yang sekarang. Aku sekarang telah mencapai kesuksesan yang aku impikan, berkat doa kalian. Jasa kedua orang tuaku ini, memang tak akan pernah bisa aku balas, sampai kapanpun. Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dengan tulus dan sederhana.
  9. Malaikat, itu adalah kata yang paling tepat untuk mendeskripsikan orang tuaku. Mereka dikirim oleh Tuhan untuk menjaga dan memberi diriku banyak kasih sayang, membesarkan aku tanpa menuntut balasan. Didikan kalian juga membuat diriku menjadi lebih dewasa, hingga bisa sukses seperti ini. Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih, karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa membalas segala yang telah diberikan.
Baca juga:  Ucapan Idul Adha 2020 M/1441 M Menyentuh Hati

Ucapan Terima Kasih untuk Teman/Sahabat yang Selalu Ada

Terima kasih sahabat

  1. Sahabat, ingatkah kala kita pertama kali bertemu? Bukankah itu terasa manis sekarang? Atau malah terlihat tidak terduga mengingat persahabatan kita saat ini? Apapun itu aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena telah membawa dirimu ke dalam kehidupanku. Terima kasih kawan, karena kamu aku telah menjalani hariku dengan istimewa, dan menyimpan berbagai kenangan manis dan menyenangkan.
  2. Jika melihat hubungan persahabatan kita sekarang, aku merasa sangat bangga. Kita tidak selalu akur, pertengkaran dan perbedaan pendapat adalah bumbu dalam hubungan kita dan membuatnya lebih berwarna. Tapi aku merasa sangat bersyukur akan hal itu, aku ucapkan terima kasih kepadamu, karena kamu adalah sahabat terbaikku. Kamu mau mengkritik dan menyemangati dan membuat aku menjadi lebih maju.
  3. Kawanku, aku bahagia dipertemukan orang sepertimu, terima kasih, kamu sudah datang padaku sebagai seorang sahabat dan menjadi dirimu sendiri. Kamu sudah berani melepaskan topengmu di hadapanku, dan membuatku menjadi apa adanya padamu.  Sekali lagi terima kasih, aku tidak salah menjadikanmu sahabat terbaikku, karena kamu jujur dan tidak akan menghianatiku.
  4. Ingatkan kamu kawan, ketika kita melewati segalanya bersama? Ketika aku bersedih kamu datang untuk menghiburku, ketika kamu senang kamu membaginya denganku. Kala masalah melilitku, kamu selalu ada disampingku, memberika solusi dan mendengarkan diriku dengan baik. Terima kasih kawanku, kamu adalah teman terbaik yang pernah aku temui, semoga kita bisa bersahabat sampai tua nanti.
  5. Dalam sebuah hubungan memang memerlukan kepercayaan, bukan hanya hubungan percintaan tapi juga persahabatan. Ketika ada pertengkaran, dan kepercayaan goyah, itu tidak boleh berlangsung lama. Kamu selalu meminta maaf ketika salah, aku pun juga begitu. Terima kasih sahabat, kamu mau memaafkanku dan berkompromi denganku. Aku harap kamu akan selalu mengerti diriku dan memaafkan segala kesalahanku.
  6. Sahabat, dukunganmu tidak pernah lepas dariku, bagaimanapun keadaannya kamu selalu bersamaku. Ketika aku mengalami kesulitan, kamu memberikan semangat dan solusi untuk masalahku. Dan ketika kebahagiaan menghampiri kita, kita merayakannya bersama, terima kasih sahabatku. Kamu dan dukunganmu tak pernah menghalangiku untuk berusaha dalam menggapai mimpiku dan melakukan segala hal penting dalam hidupku.
  7. Kepedulian dalam suatu hubungan memang perlu, bukan hanya sepasang kekasih saja tapi juga persahabatan. Itulah yang kamu tunjukkan kepadaku sekarang, segala kebaikan dari dalam hatimu dan juga kepedulianmu kepadaku. Aku ucapkan terima kasih yang besar kepadamu, di kala kita sama-sama jauh dari orang tua kamu tetap menjadi rumahku. Sahabatku, aku berdoa supaya kita selalu bersama sebagai sahabat baik selamanya.
  8. Waktu memang perlu dibagi, tak untuk dengan keluarga, sahabat, dan pasangan. Aku takjub dengan dirimu, dengan kesibukanmu, kamu mampu meluangkan waktu untuk sahabatmu ini. Kehadiranmu bahkan tidak perlu aku minta, kamu selalu meluangkan waktu untuk diriku bagaimanapun keadaannya. Kita selalu memiliki waktu untuk bersama, mengeluarkan segala keluh kesah dan saling memberi saran. Terima kasih sahabatku, itulah yang bisa kuucapkan sekarang.
  9. Aku tahu segala tentang diriku sendiri, tapi aku tidak tahu bagaimana pandangan orang lain tentang diriku. Sahabatku, kamu selalu menghargai diriku, bagaimanapun pandanganmu kepadaku selalu kamu batasi privasi. Terima kasih sahabat, kamu tidak menghakimi diriku, dan kamu tidak pernah bersikap seakan kamu tahu segalanya tentang diriku. Kamu selalu memberikan ku saran dari sudut pandang orang lain, terima kasih.
  10. Sahabatku terima kasih, kamu telah berhasil membuka topeng ku di hadapanmu. Kamu membuatku nyaman, sehingga membuatku berani untuk menampilkan diriku yang sebenarnya. Sekarang kamu tahu apa kekuranganku, segala kebodohan, kekonyolan dan kejelekanku. Tapi itu semua kamu maklumi, dan kamu menerima diriku apa adanya. Aku sangat menyayangi sahabatku, kamu sekarang sudah menjadi keluargaku sendiri.
  11. Sahabatku, jika kamu tengok ke belakang, maka kamu akan melihat masa sulit, pertengkaran, dan canda tawa kita. Aku berterima kasih kepadamu, kamu mau memaafkan segala kesalahanku di masa lalu dan sekarang. Aku sangat bersyukur karena Tuhan mengirimkanmu kepadaku sebagai sahabat terbaikku. Yang selalu mendukungku, bahkan ketika kita berdua sama-sama jauh dari rumah.
  12. Memang kamu adalah orang yang paling tahu diriku selain keluargaku, apapun yang terjadi di masa laluku dan segala kekuranganku tidak kamu permasalahkan dan kamu terima. Aku berterima kasih kepadamu, kamu mau menjadikan u sahabat dan teman, bahkan ketika kamu tahu tentang diriku yang sebenarnya. Kamu tahu bagaimana masa lalu dan apa yang terjadi pada diriku, terima kasih karena kamu tidak menjadikannya sebagai bahan celaan.
  13. Kamu memang benar-benar sahabat sejatiku, kamu selalu menghargaiku dan privasiku. Kamu tidak pernah mencampuri urusanku yang tidak berhubungan denganmu. Kamu selalu memberikan ruangan dan kesempatan untuk diriku sendiri. Tetapi ketika aku membutuhkanmu dan juga saranmu, kamu tidak pernah mengabaikannya dan selalu menemaniku. terima kasih sahabatku untuk segalanya yang kamu berikan kepadaku.
Baca juga:  Ucapan Selamat Wisuda kepada Teman, Pacar, dan Kakak/Adik

Kata-Kata Terima Kasih untuk Pacar yang Sabar

Terima Kasih untuk Pacar

  1. Hari memang semakin berlalu, dan waktu juga berjalan dengan cepat. Tapi cintaku pada tidak tergerus dengan waktu, bahkan malah bertambah  setiap detiknya. Buka hanya diriku yang mencintaimu, tetapi aku bahagia karena kamu membalas cintaku dengan sama. Tulusnya itu, membuat diriku sangat bersyukur karena memiliki dirimu. Terima kasih karena kamu selalu ada di sampingku, dan selalu bersamaku di berbagai keadaan.
  2. Janji memang tidak bisa dipegang, nyatanya saja dirimu, yang pernah membuat janji padaku. Tapi pada akhirnya kamu mengingkari janji yang sudah kamu buat sendiri. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih, karena itu membawa pelajaran yang berharga untuk kita. Semakin banyak goyahnya hubungan kita, aku hanya berharap itu adalah cobaan yang akan membuatnya semakin kuat dan kokoh.
  3. Aku sangat bersyukur dan mencintai dirimu, terima kasih aku ucapkan untuk dirimu. Bahkan setelah aku membuka topengku, kamu tetap mau menerima diriku apa ada. Kamu melengkapi segala kekuranganku, kita menjadi pasangan yang sempurna karena saling melengkapi. Aku ucapkan banyak syukur, karena kamu mampu bertahan denganku yang punya banyak kekurangan.
  4. Ketika aku terpuruk, kamu selalu mendukung dan memberikan diriku semangat walaupun kamu sibuk. Terima kasih sayang, kamu adalah malaikat yang dikirimkan oleh Tuhan untuk aku yang banyak kekurangan ini. Kamu bahkan sudah bertahan menjadi pendamping dan penyemangat diriku hingga sekarang ini.
  5. Kasihku, aku sangat berterima kasih kepadamu, karena kamu mau mendampingi, mendengarkan, dan juga mendukung aku sampai sekarang ini. Kamu meluangkan waktu untukku disamping kesibukanmu, memberikan diriku perhatian, dan juga banyak kasih sayang. Aku hanya bisa memanjatkan doa dan harapan kepada Tuhan, supaya kita bisa terus seperti ini dan menjalani banyak waktu bersama.
  6. Aku tahu, kita memiliki banyak kesibukan masing-masing, tapi aku kagum padamu, karena kamu mampu meluangkan waktu hanya untukku. Meskipun hanya singkat, dan terkadang hanya via telepon saja, itu sudah membuat diriku bahagia. Terima kasih sayang, kamu mau meluangkan waktu untuk diriku walaupun hanya sebentar.
  7. Semua kesalahanku kamu hadapi dengan sabar, segala keputusan yang aku ambil kamu hargai, dan cinta serta kasih sayang yang kamu berikan sangat tulus. Aku sangat berterima kasih karena kamu mau mengerti diriku, dan juga mengajarkan aku apa itu cinta yang sebenarnya. Kesetiaan memang menjadi akhir yang bahagia karena kita saling percaya. Terima kasih sekali lagi, karena kamu mau menerima diriku dan segala kekurangan yang aku miliki.
  8. Selama ini segala hal dan masalah kita hadapi bersama, dan segala kebahagiaan kita bagi berdua. Terima kasih, kamu sudah mau mengukir kenangan indah dan pahit bersamaku, serta menuliskan kisah manis kita berdua. Sekarang, kamu memang jauh dari diriku tapi itu hanya jarak semata. Aku tahu kamu sedang berjuang di sana, jadi aku akan selalu mendukungmu. Hanya kenangan manis yang terputar di memori menjadi obat dari kerinduan yang aku rasakan ini.
  9. Sejak kamu hadir di dalam hidupku, kebahagiaan selalu meliputi diriku, aku sangat berterima kasih kepada kamu. Berbagai macam hal yang membuat diriku bahagia telah kamu lakukan, hanya untuk diriku semata, dengan kasih sayang yang tulus. Aku berharap, semoga kamu yang menjadi takdir untukku, kita bersama saling melengkapi dan membahagiakan satu sama lain.
  10. Aku sangat bersyukur, karena kamu memilih diriku sebagai pasanganmu sekarang. Aku sangat yakin dan percaya, bahwa bukan hanya pilihan hatimu tetapi juga pilihan Tuhan dan ini ada takdir. Karena aku selalu berdoa kepada Tuhan, semoga kamu adalah jodoh yang sudah ditakdirkan untukku.
  11. Kita itu pasangan yang sudah ditakdirkan dan kamu adalah malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk aku. Jadi terbukalah, dan ketika kita saling melengkapi dan membantu, jangan lupa untuk terima kasih. Kemudian, kalau salah jangan pernah gengsi untuk berkata maaf, dan  sulit berkata tolong ketika kesusahan. Terima kasih telah menghargai diriku, dan aku harap kita bisa melengkapi serta menerima.
  12. Jika selama ini aku bersikap buruk, aku minta maaf atas keegoisan diriku. Aku mohon kamu memaafkan segala kesalahanku, baik di masa lalu, sekarang, dan mungkin masa depan. Aku berterima kasih karena kau mau menerima diriku apa adanya, dan tidak pernah menuntut banyak. Tapi aku juga meminta dirimu untuk menuntut kepadaku, agar aku bisa memperjuangkan dirimu dan keadaanmu.
Baca juga:  Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru 2020

Ucapan Terima Kasih kepada Saudara (Kakak/Adik)

Ucapan terima kasih kepada saudara

  1. Adikku, kamu memang lebih muda dariku, itu membuat aku semakin ingin menjagamu. Aku adalah kakak, jadi kamu perlu aku bimbing untuk menjadi lebih baik, dan aku bersyukur memiliki kesempatan itu. Tetapi karena umur kita yang tidak jauh berbeda, membuat kamu seperti temanku, dan itu sangat menyenangkan. Terima kasih adikku, kamu telah menjadi teman di rumah dan ketika aku kesepian. Aku akan selalu berusaha untuk menjadi kakak terbaik untukmu.
  2. Seperti yang sudah kamu tahu, kamu ada seorang kakak untuk diriku, kedewasaanmu membimbing aku menjadi lebih baik. Ketika salah satu dari kita bersalah, siapapun itu, kamu yang akan disalahkan. Maafkan aku kak, kalau aku masih belum bisa menjadi adik yang baik untuk kamu selama ini. Aku sangat berterima kasih kepadamu, karena kamu sudah mau membimbing dan bertanggung jawab untuk aku.
  3. Sejak dahulu, bahkan ketika kecil kita selalu bersama, ketika aku salah kamu selalu memarahi, menasehati, dan mengomeli aku. Yang bisa aku lakukan hanyalah menangis, dan memandang kamu sebagai orang yang nakal. Tetapi itu dulu ketika kita masih kecil, tetapi sekarang, aku tahu apa alasan yang membuat kamu seperti itu, yaitu mengingatkan dan memberi pelajaran. Aku hanya bisa berterima kasih atas semua bimbingan kakak selain dari orang tua kita.
  4. Sejak kecil, kita sudah tertawa dan menangis bersama, dan itu nampak sangat manis sekarang. Kakak, aku sudah mendengar cerita bahwa kamu sangat menyayangi aku, bahkan kamu selalu menanti kehadiranku. Terima kasih kak, walaupun bukan hanya bahagia, tapi kita juga kerap bertengkar, aku sangat bersyukur akan hal itu. Sekarang kamu adalah kakakku yang dewasa dan akan punya tanggung jawab baru, tapi jangan lupa dengan adikmu ini.
  5. Adik, aku sangat berterima kasih kepadamu, karena kamu menjadi adik yang baik dan tidak banyak bertingkah. Maaf jika kakakmu ini belum bisa memberikan banyak contoh yang baik, dan membuat banyak kesalahan. Aku hanya bisa memberikan kasih sayang kepadamu, dan memberikan nasihat ketika kamu keliru. Maaf jika ketika mengomel banyak kata yang menyakiti hatimu, tapi percayalah bahwa kakakmu ini sangatlah menyayangi adiknya.
  6. Perlindungan kakak selalu ada setiap waktu, sehingga aku merasa aman dimana pun aku bersamamu. Ketika aku dicela dan diganggu kamu selalu datang bak superhero, selalu menyelamatkan aku. Kala aku tak punya teman kamu selalu bersamaku dan menjadi temanku. Terima kasih kakak, kamu adalah kakak terbaik di dunia ini, aku selalu menyayangi kakak bagaimanapun keadaannya.
  7. Dulu ketika kakak mengomel aku selalu jenuh dan membantah, tetapi sekarang aku rindu dengan omelan kakak itu. Aku sadar memang banyak salah yang kulakukan saat itu, maka kakak menunjukkan mana yang benar. Terima kasih kakak kamu memang menjaga adikmu ini dari berbagai hal buruk. Sekarang itu hanya bisa aku kenang, karena kamu sudah punya tanggung jawab baru yang mengharuskan aku melepaskan kamu.

Itulah beberapa contoh ucapan terima kasih yang dapat kamu gunakan sebagai alternatif dalam mengungkapkan terima kasih kepada orang yang telah berjasa dalam hidup kamu. Semoga menginspirasi!

Akmal Bahtiar

Menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, aktif menulis berbagai topik populer, seperti sains, sastra, dan hiburan.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close