Pengertian dan Contoh Puisi Akrostik

Akrostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis. Artinya adalah sajak yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah.

Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris.

Agar lebih jelas, simak pengertian dan contoh puisi akrostik di bawah ini.

YUSUF

Yang Maha Esa menciptakannya dalam kesunyian
Umpama butir mutiara putih mengkilau
Serangkai katanya ‘kan singkap kabut kegelapan
Untuk mencerahkan dunia dengan sinar-Nya
Fajar pagi seakan menyambut kehadirannya.

Pengertian Puisi Akrostik

Puisi akrostik adalah sajak atau puisi yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah.

Arkostik berasal dari bahasa Yunani, akrostichis, yang artinya sajak dengan huruf awal baris menyusun sebuah kata atau kalimat. Puisi arkostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris.

Puisi akrostik menggunakan huruf dalam sebuah kata untuk memulai setiap baris dalam puisi, semua baris dalam puisi menceritakan atau mendeskripsikan topik kata yang penting.

Puisi akrostik berbeda dengan puisi lain karena huruf-huruf pertama tiap baris mengeja sebuah kata yang dapat dibaca secara vertikal.

Pola rima dan jumlah baris dalam puisi akrostik dapat bervariasi karena puisi akrostik lebih dari puisi deskriptif yang menjelaskan kata yang dibentuk.

Contoh Puisi Akrostik Nama Orang

Berikut beberapa contoh puisi akrostik yang ditulis oleh siswi Madrasah Aliyah dari Ponpes Roudlotut Tauhid, Rumpin Tangerang.

Puisi ditulis berdasarkan nama mereka masing-masing yang temanya adalah cita-cita.

1.

Semua yang telah kulalui bukanlah hal sia-sia
Harapan hidupku bukanlah biasa
Impianku adalah
Berdoa pada Tuhan sudah tertanam dalam jiwa
Akhir dari semua penantianku semoga bahagia

Shiba Sabila

2.

Hal yang selalu aku harapkan menjadi nyata, yaitu
Ingin bisa menguasai berbagai Bahasa di seluruh dunia, namun
Keinginanku yang paling sederhana saat ini, yaitu
Membahagiakan kedua orang tua, dan menjadi
Anak yang bisa mengangkat derajat orang tua dengan menjadi anak sholehah
Hanya sesederhana itu namun aku ingin

Hikmah

3.

Seonggok harap yang kian membuncah
Hingga dalam tiap lantunan di larut malam
Emosi serta rasa yang tercampur di dalamnya
Ingin diserukan nan enggan diketahui
Lama benak bertanya kapan terwujudnya?
Andai menembus langit, moga ia terdengar sang Illahi

Catatan: semoga saya bisa menjadi doa yang kian terwujud seperti artinya.

Sheila

4.

Cita-citaku… suatu impian
Yang kuinginkan
Nanti kelak
Diberi kemudahan
Illahi Ta’ala

Andai kubisa
Untuk mengejar
Lalu kugapai
Indahnya ciptaanmu
Allah Ta’ala

Cyndi Aulia

5.

Terus kukejar apa yang selalu kuinginkan dalam angan
Apa pun rintangannya akan kucoba untuk lawan
Relawan itulah cita-cita yang kuimpikan
Inginku meraihnya walaupun aku tahu banyak tantangan yang menghadang
Selama aku mampu, aku akan terus berjuang
Apa pun hasilnya, akan kuterima dengan hati yang lapang

Tarisa

6.

Cintaku jatuh entah di mana
Ini bikin aku bingung
Namun aku yakin
Tadi malam selepas hujan
Aku meletakkannya di beranda hatimu

Cinta

Contoh Puisi Akrostik Tema Pengalaman Pribadi

(Puisi-puisi akrostik siswa SMP Negeri 2 Mojoanyar)

7.

Rindu Ibu

Rasa pilu menghantui setiap mimpi indahku
Ingin rasanya aku menggapai paras cantikmu
Namun apalah daya tangan tak kuasa
Di mana aku bisa menggapaimu kembali
Untuk bersimpuh di kakimu
Ibu, aku sangat rindu padamu
Biarkan belaian kasihmu menyentuhku
Untuk menuntunku di setiap langkahku

8.

Kasih Bunda

Kenangan ini tak dapat kulupakan
Aku disayang dan ku ditimang
Seakan-akan ku tak bisa terpisahkan
Indah rasanya di pelukan
Hidup ini merasa sangatlah berarti
Bunga di taman hatiku kau siram selalu
Untuk kau berikan padaku
Nada yang sangat indah
Dan senyuman yang kau berikan padaku
Akan selamanya tertanam di jiwa

9.

Pergi ke Dunia

Pergi ke kota luasnya dunia
Entah sampai kapan akan berakhir
Rahasia dunia masih tersimpan
Gaung alam pun masih menggema
Indahnya dunia berkilau di depan mata
Kalau kumati, tak bisa kulihat dunia
Entah kapan kan kulihat dunia lagi
Dunia-Mu lebih tinggi dari menara
Untuk itu aku kan pergi lagi
Namun tak bisa dicari
Indahnya dunia-Mu di siang hari
Air mataku pun kering jika tak melihat dunia-Mu lagi

10.

Aku Kangen

Aku terpuruk dalam sepi
Kau tinggalkan aku sendiri
Ulahmu yang meninggalkan aku
Kini aku merasa kesepian
Aku kangen kamu sayang
Nanti bila kau tinggalkan aku
Gugur sudah impian
Engkau selalu yang kukenang
Nan jauh dihatiku

11.

Sepak Bola

Sudah lama saya suka bola
Entah di mana saya bermain bola
Pada waktu kecillah saya suka bola
Aku pun terasa gembira kalau ada bola
Kepada siapa saya belajar bola
Banyak orang yang suka bola
Oh….bola ke mana engkau pergi
Langkahku sudah tak kuat untuk mengejarmu
Andai aku jadi pemain sepak bola

12.

Jatuh Hati

Jembatan merah sebagai lambang
Angin sepoi-sepoi
Tanda keseriusan persahabatan kita
Untuk kita selamanya dalam persahabatan
Hati berdetak kencang saat bertemunya
Hai teman sejatiku
Akulah yang mengagumimu
Tanganku bergetar saat berjabat denganmu
Inginku selalu berdua denganmu selamanya

13.

Baca juga:  Kumpulan Puisi Anak SD Indonesia tentang Alam, Keluarga, dan Pendidikan

Putus Cinta

Putih cinta yang telah hilang
Untuk hilang dalam sekejap
Tapi aku masih mengharapmu
Umpama saja kau masih ada di sisiku
Seandainya kita masih saling bertanya
Cinta yang telah hilang
Izinkan aku menyatukannya kembali
Nilai-nilai cinta yang telah hilang
Tapi kita tidak bisa bersatu lagi
Andai kau ada di sisiku sekarang

14.

Jatuh Cinta

Jantungku berdetak saat kau di dekatku
Amat cantik wajahmu untuk kulihat selalu
Tunduk atau setia hanya untukmu
Untuk memecah kegundahan hati
Hatiku senang saat melihatmu
Cerita cinta kita alami bersama
Indahnya hidupku saat bercinta denganmu
Namun kutakut berpisah denganmu
Tindakan dan sifatmu kuterima dihatiku
Aku rindu pada dirimu… selalu

15.

Berenang

Bagiku lautan yang berwarna biru bercahaya
Embun-embun pagi yang menyebar
Rasanya seperti berenang di lautan biru
Entah bagaimana saat kupetakan bayanganmu
Namun aku juga rindu suara ombakmu
Apa daya diriku untuk melihatmu
Namun wajahmu melerai kegelisahan
Gelombang ombakmu, yang kurindu

16.

Putus Cinta

Perasaan cinta ini
Untuk melupakan dirimu
Tidakkah yang kau kira
Untuk meninggalkan dirimu
Sungguh sulit diriku tuk meninggalkanmu
Cinta…
Inginku memeluk dirimu selalu
Naluriku berkata…
Tanpa dirimu
Aku tidak bisa apa-apa

17.

Kehilangan Cinta

Ketika matahari terbit ufuk timur
Engkau kini telah tiada
Hancur? hatiku kini
Inginku putar waktu ini kembali
Lenyaplah sudah harapanku kini
Aku kini merasa tak berdaya
Namun ku mencoba tuk, selalu gembira
Gelombang pantai mengiring kesedihan ini
Anganku kini berlari
Nan jauh ke sana
Cerita kini sampai di sini
Inginku ulangi sekali lagi
Namun takdir telah memisahkan kita
Tapi kau akan, selalu ada dihatiku
Akan kukenang wajahmu

18.

Saat Kau Tiada

Saat dirimu pergi
Aku merasa sangat sedih
Aku merasa tiada teman
Tiada yang bisa menjadi tempat curahan hatiku
Kau sudah pergi dariku
Aku sangat membutuhkanmu
Untuk itu kembalilah lagi padaku
Tak satu pun orang yang bisa membuatku ceria
Ingin aku mencarimu tapi
Aku tak tahu kau ada di mana
Dari hatiku yang paling dalam
Aku sangat ingin bertemu denganmu

19.

Penantian

Pengorbananku sangatlah banyak
Entah mengapa semua itu sia-sia
Namun ku tak bisa menebak semua itu
Aku di sini jauh dari kekasih hati
Nyatanya semua pengorbananku tak ada gunanya
Tetapi aku menanti kehadiranmu kekasih
Inilah takdir untuk kita berdua
Aku selalu ada di sini untukmu
Namun aku hanya bisa menunggu dan terus menunggu

20.

Jatuh Lagi

Jenuh aku menantinya
Ada apakah gerangan
Tak kuasa aku memendam
Ungkapan hatiku padanya
Hasratku makin mendalam
Lirih dingin dia menyapa
Andai kutahu isi hatinya
Gemerlap bagi bintang di langit
Inginku selalu bahagiakanmu

21.

Jatuh Cinta

Jauh dipandang saat melihat dirinya
Aku mulai merasakan cinta
Tiada sangka aku merasakan cinta
Untuk kucinta hanyalah permainan
Hidup dan matiku hanya tergantung pada cinta
Cinta memang datang secara tiba-tiba
Inikah yang dinamakan dengan cinta
Namun apakah artinya cinta yang sesungguhnya
Tiada sangka cinta membuat diriku merana
Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta

21.

Sahabat

Sahabat kenapa kau tinggalkan aku
Aku selalu ingat padamu
Hati ini hancur berkeping-keping
Andai kau ada di sini sahabat
Biar aku menemanimu
Andai kau ada di sini pasti akan kuajak bicara
Tapi kau telah pergi tuk selamanya

22.

Sepak Bola

Semua menjadi senang karenamu
Engkau adalah pembangkit semangatku
Pernah kau melukaiku
Akan tetapi itu tak buatku menyerah
Karna kau adalah hobiku
Buatku kau adalah segalanya
Aku tak mau jauh darimu
Lama kumerasakan seperti ini
Akhirnya kau kujadikan temanku

23.

Bila Mentari Bersinar

Bila mentari bersinar di pagi hari
Inginkah aku mendekatinya
Letakkan kaki di atas tanah
Alangkah bahagianya rasa hatiku
Mentari yang mulai bersinar
Entah kapan sirnamu menghilang
Namun kini sudah saatnya
Tinggalkanlah kenangan indahmu
Aku bersedia untuk melepaskanmu
Rintihan kini menghangtangku
Inginkah aku selalu bersamamu
Biarkan senja telah tiba
Entah kapan dirimu pergi meninggalkanku
Rinduku aku berikan untukmu
Supaya kamu selalu ingat padaku
Inginkah aku pergi bersamamu
Namun kini aku tak bisa
Andai saja hidup ini bisa berubah
Rintihan pasti tidak menghantangku lagi

24.

Kerinduan

Kuingin terus berada di sana
Entah sampai kapan akan berakhir
Rahasia dunia ini masih tersimpan
Ingin kurasakan lagi kegembiraan dulu
Naluriku berkata…
Dambaan kalbuku penegang jiwaku
Untuk semua masa yang pernah kita lewati
Andai kata aku bisa pergi dari sini
Nanti kita bisa berjumpa lagi

25.

Sakit Hati

Saat kau pergi dariku
Aku merasa tiada lagi hidup bagiku
Jika waktu bisa di ulang
Ingin kuukir lagi namamu dihatiku
Tapi sayang kau telah tak pedulikan cintaku lagi
Hancur hatiku ketika kulihat kau dengan orang lain
Aku sangat sayang dan cinta padamu
Tapi mengapa kau tak hiraukan cintaku
Inginku lupakanmu tapi ku tak bisa mungkin kau cahaya di hidupku

26.

Patah Hati

Pupus hatiku tuk mencintaimu
Aku selalu mencintaimu
Tapi aku telah memutuskan cinta kita berdua
Aku telah menyakitimu sedalam air terjun
Hanya kamu yang ada di dalam hatiku
Hanya bunga yang bisa menyenangkan hati saya
Aku selalu merindukanmu senja saya mau tidur malam
Tiada orang pun untuk memiliki hati saya selain hatimu
Indahnya kalau cinta kita bersemi kembali

27.

Baca juga:  Puisi Untuk Ibu Kartini

Persahabatan

Perasaan bahagia saat bersamamu
Engkau yang selalu ada di saat aku bimbang
Rasa bahagia kita rasakan berdua
Setulus hatiku mengagumi kesetiaanmu
Alangkah setianya engkau memberikan petuah
Harapan dan kasih sayang telah terlukis
Akukan mengenangmu di setiap langkahku
Bersamamu abadi selamanya
Andaiku bisa membalas dengan kata-kata
Terasa bahagia yang tersimpan dihati
Andai semua orang bisa sepertimu
Namun hanya engkau yang kukenang

28.

Mimpi Terindah

Malam ini kulihat bintang-bintang dan bulan di langit
Inginku menggapai cahaya gemerlapan dilangit biru
Mataku mulai terpejam lelap
Pangeran mimpi mulai menghampiriku
Indah terasa bagaikan dalam mimpi
Ternyata keindahan itu timbul dari pangeran mimpi
Enggan mataku terpejam tanpa kehadiranmu
Renungan rindu menyelimutiku
Inginku rasakan keindahan yang terindah dalam tidurku
Nyenyak aku tidur dalam mimpiku
Dalam tidurku aku merasa bagaikan menggapai bintang dan bulan
Alam pun ikut tersenyum melihat kesan mimpiku
Hatiku mulai riang, bercahaya mulai mimpi terindahku

29.

Kasih Bunda

Kasih sayangmu menyentuh hatiku
Alangkah sayangmu padaku
Setiap hari kau menyayangiku sepenuh hati
Indahnya dan merdunya suaramu bunda
Hati bunda sangat mulia dan baik hati
Bunda aku juga menyayangimu
Untuk hanya membahagiakan bunda seorang
Nanti kalau aku sudah besar
Dan untuk merawat bundaku tersayang
Alangkah indahnya helaian rambutmu bunda

30.

Putus Cinta

Perih hatiku ketika ia pergi meninggalkanku
Ungkapan cinta dari dalam hatiku
Terasa hatiku kini sangat pupus
Ungkapan hati tak mampu kuikuti
Sunyi sepi melanda hidupku
Cintanya kini beralih ke orang lain
Ini membuatku semakin sedih
Namun hatimu ingin dia kembali
Terbayang rasa sedih yang menghampiriku
Akhirnya aku kini sendiri dan sangat kesepian

31.

Sahabat yang Baik

Saat kamu membutuhkan aku
Aku selalu membantu kamu
Hanya kamu sahabat sejatiku
Aku akan selalu di dekatmu
Biarpun kamu selalu membutuhkanku
Aku akan merasa senang
Tetapi bila kamu juga merasa senang
Yakin aku sangat yakin
Aku tidak akan meninggalkanmu
Namun kamu juga jangan pergi
Gugur sudah impianku… Bila engkau pergi
Bila engkau pergi dariku
Aku tidak akan melupakan kebaikanmu
Itu adalah keinginanku
Kalau itu yang kumau… Selamat tinggal…

32.

Sahabat Dekatku

Sahabatku yang baik
Aku ingin selalu denganmu
Hatiku gembira karnamu
Aku ingin selalu bersenang-senang denganmu
Bermain dan menghabiskan waktu denganmu
Aku pun menjadi sangat gembira
Teruslah engkau bersamaku
Dengan keberadaanmu aku pun menjadi gembira
Engkau adalah inspirasiku
Kejadian-kejadian yang menyenangkan
Akan kita lakukan bersama
Tetapi kini engkau menghilang
Ku mencarimu ke mana-mana tapi tidak ada
Untukmu akan kulakukan apa saja

33.

Jatuh Lagi

Jejak kakiku mengikuti jejak kakimu
Alangkah bahagia hatiku saat bersamamu
Tanganku tak kan melepaskan tanganmu
Ungkapan hatiku menyatakan cintaku
Hasratku semakin mendalam
Langit biru menghiasi hatiku
Alangkah bahagia hatiku
Benderang bulan menerangi tidurku
Ingin selalu merindukan dirimu

34.

Perjalanan Hidup

Pernah aku inginkan semua
Entah bagaimana bisa terjadi
Roda kehidupan terus berjalan
Jauh di sana aku merenungkan diri
Apa aku pernah salah kepadamu
Lama kupikirkan ke mana aku kan pergi
Nan jauh di sana aku merindukanmu
Akankah aku bisa keluar dari kegelapan ini
Namun, apa yang terjadi?
Hancur dan pupus harapanku untuk mendapatkanmu
Inginku bersamamu untuk sekiranya
Dan tak terpisahkan oleh badai kehidupan
Untuk apa semua ini bila sudah terjadi
Panas kehidupan menjebakmu dalam kegelapan

35.

Sakit Hati

Senandung lagu cinta tercipta untukku saat ku patah hati
Awal yang indah saat kucari siapa cintaku
Kehadiranmu membuatku mengerti apa artinya cinta
Ingin kulupakan semua tentang dirimu
Tapi tak lagi kan seperti dirimu, oh…kekasih….
Hanya ingin kautahu bahwa aku masih sayang
Atas nama cinta kurelakan kau jadikan aku yang kedua
Tapi ku tak bisa jika harus melupakanmu
Inikah rasanya mencinta dengan ketulusan

36.

Bersepeda Ria

Bersepeda bagaikan mengendarai mobil
Engkau adalah teman yang baik untukku
Ruang hariku selalu kaubawa ke mana-mana
Sepeda, engkau yang sangat mengerti hatiku
Engkau pun bisa menyenangkan hatiku
Padahal hatiku ini lagi susah
Engkau bagaikan Cinderella yang turun dari langit
Di mana aku sedih, engkau slalu menyenangkanku
Ada engkau, hatiku ini terasa sejuk
Ruang hariku yang slalu kau isi dengan kesenangan
Inilah yang kurasakan pada hatiku yang paling dalam
Aku, sangat berterima kasih padamu

37.

Jatuh Cinta

Jantung ini terasa berdebar
Aku ingin melayang tinggi
Tanpa kamu aku tak bisa hidup
Untuk selamanya…..
Hatiku akan menanti hatimu
Cinta ini akan terus menunggumu
Ini sebagai bukti cintaku
Nian dalam perasaan ini
Tapi, apakah engkau mencintaiku?
Aku terus bertanya-tanya

38.

Sakit Hati

Sakit hatiku terasa hancur
Air laut terasa bergoyang-goyang
Kurindukan pada dirimu
Ingin melihat dirimu
Tunggui kamu di pulau laut
Hatiku sakit tanpa ada dirimu
Angin terasa bergoyang
Tunggu kamu yang tak kunjung datang
Ingin jauh aku dari dirimu

39.

Baca juga:  Puisi Ibu Sedih Menyentuh Hati: Terima Kasih atas Cinta dan Pengorbananmu

Kehilangan Saudara

Kau selalu di sisiku
Engkau dan aku selalu bersama
Hari ini aku tidak bisa melihatmu
Ingin kuikut denganmu
Lelah aku menunggumu
Aku rindu kepadamu
Namun, itu sudah kehendak Illahi
Gundah aku merana
Air mataku selalu berlinang
Namun, ku tetap tak bisa menolaknya
Semoga kau di sana bahagia
Aku pun tetap mendoakanmu
Ungkapan doa akan slalu kauterima
Dalam kesunyian itu
Andai kau belum tiada
Rasa hatiku pasti senang sekali
Aku kan bersedia mendampingimu

40.

Indahnya Cinta

Indahnya cinta hanya sementara
Naluriku tetap menggema
Darahku seakan mengalir
Apakah ini yang namanya cinta
Hanya cinta yang membuat kita bahagia
Nyawaku seakan kupertaruhkan
Ya, ini yang namanya cinta
Arti cinta
Ceria bila dijalani
Indah bila dijalani
Nikmat bila dirasa
Takut bila kehilangan
Abadi selamanya

41.

Merana Hatiku

Merana kini aku merana
Entah di mana engkau kasih
Rinduku hanya untukmu
Akankah kau dekap erat semua jiwaku
Nanti kubuktikan cintaku padamu
Alangkah indahnya kalau kau tau senyum
Hancur hati ini saat kau pergi
Andai kau tahu besarnya cintaku
Tak mungkin terbayang lagi seorang bidadari
Ingin kulupakan masa lalu kita
Kapankah kau kembali padaku
Untukmu selamanya hatiku

42.

Kehilangan Kakek

Ketika malam itu aku pernah bermimpi
Entah itu pertanda apa dalam diriku
Hingga dalam mimpiku aku merasakan sesuatu yang akan terjadi
Inilah tiba waktunya kan dijemput sang malaikat
Langit begitu sunyi dan udara dingin menyerang
Andaikan aku bisa memutar waktu kembali
Namun, itu tak akan bisa terjadi lagi
Gurau dan tawa selalu menghiasi ketika bersamamu
Air mata membasahi pipiku kalau ingat denganmu
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Kakek……… Engkau slalu memanjakanku
Aku doakan engkau dapat tersenyum di sana
Kaulah mentari dalam rembulan yang selalu memancarkan cahaya
Engkau kan kukenang dan selalu terkenang
Kewibawaanmu akan aku abadikan dalam hidupku

43.

Sakit Hati

Saat kau pergi
Akan meninggalkanku
Ku tak rela kau tinggalkan
Ini adalah hari yang menyakitkan bagiku
Tiada kata yang patut kuucapkan selain selamat tinggal
Hanya itu yang bisa kukatakan kasihku
Aku akan selalu merindukanmu kasih
Tiada orang yang kucintai selain dirimu
Ijinkan aku memelukmu yang terakhir kali.

***

Langkah-Langkah Membuat Puisi Akrostik

Dalam membuat/menulis puisi dengan teknik akrostik, pertama harus sudah ada bentuk kata yang akan dideskripsikan, yang akan dijadikan huruf awal setiap baris-baris puisi yang akan dibuat.

Puisi akrostik ditulis menggunakan huruf dalam kata yang telah dibentuk untuk memulai tiap-tiap baris puisi. Semua baris dalam puisi menceritakan atau mendeskripsikan topik kata yang telah dibentuk.

Langkah-langkah membuat puisi akrostik yaitu sebagai berikut:

1. Tentukan temanya terlebih dahulu. Karena tema ibarat jiwa dalam sebuah tulisan. Entah itu puisi, cerita pendek (cerpen), novel dan bahkan artikel.

Jadi hal pertama yang harus dipikirkan adalah tema yang kalian pilih untuk dijabarkan dalam puisi tersebut. Setelah itu pilihlah kata yang akan digunakan sebagai awalan atau kepala dari baris-baris puisinya.

2. Ingat bahwa kata yang dipilih sebagai huruf pertama dari tiap baris akan menentukan panjang puisi akrostik. Jika kata yang dipilih terlalu panjang atau pendek, cari persamaan katanya di Tesaurus. Bisa juga memakai lebih dari satu kata untuk tema yang dipilih. Tergantung selera masing-masing.

3. Curahkan gagasanmu. Tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan. Bisa dengan mencari hal-hal yang berkaitan dengan tema.

4. Susun kata yang dipilih secara vertikal. Jelas. Agar bisa melihat dan mengantisipasi bagaimana nanti puisi kamu akan menyatu.

5. Puisi akrostik tidak harus dimulai dari huruf pertama. Lihat dan cari huruf di mana kamu merasa dari huruf tersebut kamu dapat membuat susunan kalimat yang benar-benar kamu sukai dan mudah bagimu.

Dengan begitu, akan mempermudah dalam penyusunan baris lainnya.

6. Libatkan pancaindra untuk lebih memahami konsep abstrak jika membayangkan detail spesifik melalui tubuh mereka.

7. Gunakan majas simile dan metafora. Ini tidak hanya berlaku untuk akrostik. Tetapi karena melihat keterbatasan puisi ini, jadi lebih diutamakan untuk menggunakan kata-kata yang lebih efektif.

8. Revisi. Nah, proses inilah yang paling penting dalam membuat tulisan dalam bentuk apa pun. Sebab kita kadang suka berpikir, “Kok begini ya, kok jelek gini sih, ah kok kayak aneh gini sih, harus dirubah nih.” Begitu kan ya, heheh...

Jadi semakin berulang kali dibaca, maka akan kentara atau terlihat di mana letak kesalahan tulisan kita. So, jangan pernah lewatkan sesi ini ya.

Jadi, intinya dalam langka-langka membuat puisi akrostik (termasuk berbagai macam jenis puisi atau pun tulisan lainnya. Misal; cerpen, cerbung, novel, bahkan artikel dan lain-lain) perlu kreativitas dan kepekaan terhadap sekitar. Perbanyak kosa kata dan yang paling penting belajar dan terus berlatih.

***

Nah, gampang kan bikin puisi akrostik? Menulis puisi akrostik tergolong mudah, karena sudah ada huruf yang disusun secara vertikal dan membentuk kata yang menjadi awal kata pada tiap baris-barisnya.

Menulis puisi dengan teknik akrostik merupakan salah satu cara menulis puisi yang paling sukses untuk penulis pemula yang ingin belajar menulis puisi.

Source
sastraindonesia.orgmbludus.comyusufzed.wordpress.comrepublikpuisi-reeve.blogspot.com

Akmal Bahtiar

Menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, aktif menulis berbagai topik populer, seperti sains, sastra, dan hiburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button