Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan 4 Jalur SPMB 2026
Musim penerimaan murid baru sudah dekat, dan kalau kamu masih bingung soal jalur SPMB 2026, kamu tidak sendirian.
Banyak orang tua dan calon siswa sendir yang masih mengira pendaftaran sekolah negeri itu sesederhana datang dan mendaftar.
Kenyataannya, SPMB 2026/2027 punya empat jalur yang berbeda: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Masing-masing jalur punya sasaran, dokumen, dan kuota yang berbeda. Salah pilih jalur — atau salah siapkan dokumen — bisa bikin pendaftaran gagal padahal sebenarnya kamu memenuhi syarat.
Makanya penting banget untuk paham perbedaaan 4 jalur SPMB 2026 ini sebelum mulai mendaftar.
Keempat jalur ini juga sudah resmi ditegaskan dalam Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen tentang SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Jadi ini memang aturan yang berlaku secara nasional, meski detail teknisnya tetap ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Ringkasan 4 Jalur SPMB 2026
Kalau kamu mau jawaban cepat, tabel di bawah ini bisa jadi titik awal yang bagus.
Tapi jangan cuma baca tabelnya — lanjut baca penjelasan tiap jalur di bawahnya, karena detail dokumen dan syaratnya cukup penting untuk dipahami dengan benar.
| Jalur SPMB 2026 | Untuk Siapa? | Dokumen Utama | Cocok Kalau… |
|---|---|---|---|
| Domisili | Calon murid yang tinggal di wilayah penerimaan yang ditetapkan pemda | Kartu Keluarga atau surat keterangan domisili dalam kondisi tertentu | Rumahmu masuk wilayah penerimaan sekolah tujuan |
| Afirmasi | Calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu atau penyandang disabilitas | Kartu PKH/KIP atau dokumen disabilitas dari kemensos/dokter spesialis | Kamu terdata di program bantuan pemerintah atau penyandang disabilitas |
| Prestasi | Calon murid dengan prestasi akademik atau nonakademik | Rapor, surat peringkat, piagam lomba, dokumen kepengurusan organisasi | Nilai rapormu kuat atau kamu punya sertifikat lomba/organisasi |
| Mutasi | Anak yang pindah domisili karena tugas orang tua/wali, atau anak guru di sekolah tujuan | Surat penugasan orang tua dan dokumen pindah domisili/KK | Orang tuamu pindah tugas atau kamu anak guru di sekolah itu |
Apa Itu Jalur Penerimaan dalam SPMB 2026?
Pengertian jalur penerimaan SPMB
Jalur penerimaan adalah kategori yang digunakan untuk menyeleksi calon murid berdasarkan kondisi tertentu.
Bukan sekadar siapa yang paling pintar, tapi juga mempertimbangkan di mana kamu tinggal, kondisi ekonomi keluarga, prestasi yang kamu punya, atau situasi khusus seperti pindah tugas orang tua.
Sistem ini dirancang agar pendidikan bisa diakses lebih merata — bukan cuma oleh siswa dengan nilai tinggi, tapi juga oleh mereka yang selama ini lebih susah masuk sekolah negeri favorit karena faktor ekonomi atau domisili.
Kenapa jalur SPMB penting untuk dipahami sebelum mendaftar?
Pilihan jalur memengaruhi banyak hal sekaligus: peluang diterima, dokumen yang harus disiapkan, sekolah yang bisa dipilih, mekanisme seleksi yang berlaku, dan kuota yang tersedia.
Salah satu hal yang sering bikin orang tua kecolongan adalah mendaftar tanpa tahu bahwa kuota tiap jalur itu berbeda-beda tergantung jenjang.
Jenjang SD misalnya, kuota domisilinya jauh lebih besar dibanding jalur lain.
Apakah semua sekolah wajib memakai 4 jalur ini?
Tidak semua.
Ada beberapa pengecualian yang diakui secara resmi oleh Kemendikdasmen, di antaranya satuan pendidikan kerja sama, sekolah Indonesia di luar negeri, sekolah pendidikan khusus, layanan khusus, sekolah berasrama, sekolah di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), dan wilayah dengan jumlah penduduk usia sekolah tertentu yang memenuhi kriteria pengecualian.
Kalau sekolah yang kamu tuju masuk kategori ini, mekanismenya bisa berbeda. Cek langsung ke dinas pendidikan daerah atau ke sekolah yang bersangkutan.
1. Jalur Domisili SPMB 2026
Apa itu jalur domisili?
Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di wilayah penerimaan murid baru yang ditetapkan pemerintah daerah.
Sederhananya: kalau rumahmu masuk peta wilayah sekolah tujuan, kamu bisa mendaftar lewat jalur ini.
Wilayah penerimaan itu ditetapkan oleh pemda dengan mempertimbangkan sebaran sekolah, sebaran domisili calon murid, dan kapasitas daya tampung tiap sekolah.
Jadi bukan semata-mata soal jarak — walaupun jarak sering jadi pertimbangan utama.
Siapa yang sebaiknya memilih jalur domisili?
Jalur ini cocok untuk calon murid yang alamat di Kartu Keluarganya memang berada dalam wilayah penerimaan sekolah tujuan.
Kalau alamatnya masuk, jalur domisili biasanya jadi pilihan pertama yang dipertimbangkan karena kuotanya relatif besar, terutama untuk jenjang SD.
Syarat dokumen jalur domisili
Dokumen utama yang dibutuhkan adalah Kartu Keluarga.
Secara nasional, Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025 tidak menetapkan syarat minimal usia terbit KK — tapi banyak daerah menerapkan syarat ini lewat juknis masing-masing (misalnya KK harus terbit minimal 1 tahun sebelum pendaftaran).
Ini yang sering jadi ganjalan, terutama bagi keluarga yang baru pindah atau baru mengurus KK. Pastikan cek juknis daerahmu untuk ketentuan spesifiknya.
Ada pengecualian untuk kondisi tertentu.
Surat keterangan domisili bisa digunakan sebagai pengganti KK dalam situasi seperti bencana alam atau bencana sosial, sesuai ketentuan yang berlaku. Tapi ini kasus khusus — jangan diasumsikan berlaku untuk semua kondisi.
Bagaimana seleksi jalur domisili bekerja?
Teknisnya sangat bergantung pada juknis masing-masing daerah.
Yang pasti, Surat Edaran SPMB 2026/2027 meminta pemda untuk menetapkan wilayah penerimaan dengan mempertimbangkan tiga hal: sebaran satuan pendidikan, sebaran domisili calon murid, dan kapasitas daya tampung sekolah.
Kalau jumlah peminat melebihi kuota, pemda masing-masing yang menentukan mekanisme seleksinya. Ada daerah yang memakai jarak, ada yang pakai urutan pendaftaran.
Cek juknis daerahmu.
Tips mendaftar jalur domisili
- Cek terlebih dahulu apakah alamat di KK masuk wilayah penerimaan sekolah tujuan — banyak dinas pendidikan sudah menyediakan peta wilayah atau fitur cek alamat secara online.
- Pastikan data KK, NIK, dan alamat sesuai dan tidak ada perbedaan.
- Pantau peta wilayah penerimaan dari dinas pendidikan daerahmu secara berkala karena bisa berubah tiap tahun.
- Jangan menunggu hari terakhir pendaftaran — kalau ada masalah dokumen, kamu butuh waktu untuk merevisi.
- Siapkan sekolah alternatif dari awal, bukan pas sudah kepepet.
2. Jalur Afirmasi SPMB 2026
Apa itu jalur afirmasi?
Jalur afirmasi adalah jalur yang diperuntukkan bagi dua kelompok: calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu, dan calon murid penyandang disabilitas.
Ini bukan jalur yang bisa dimanfaatkan semua orang — ada dokumen khusus yang harus dibuktikan untuk mendaftar lewat jalur ini.
SPMB sendiri memang dirancang salah satunya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.
Jalur afirmasi adalah wujud konkret dari tujuan itu.
Siapa yang bisa mendaftar jalur afirmasi?
Secara umum, ada dua kategori yang masuk jalur ini.
Pertama, siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu yang terdata dalam program penanganan kemiskinan dari pemerintah pusat maupun daerah — seperti PKH atau KIP.
Kedua, siswa penyandang disabilitas yang memiliki dokumen pendukung yang valid.
Perlu diingat bahwa persyaratan lebih detail biasanya diatur dalam juknis daerah masing-masing. Ada daerah yang punya kategori tambahan, ada juga yang lebih ketat dalam verifikasi dokumennya.
Syarat dokumen jalur afirmasi
Untuk calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu, dokumen yang dibutuhkan adalah kartu peserta program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah — misalnya kartu PKH, KIP, atau dokumen sejenis yang berlaku di daerahmu.
Untuk calon murid penyandang disabilitas, bisa menggunakan kartu penyandang disabilitas dari Kementerian Sosial, atau surat keterangan dari dokter atau dokter spesialis yang relevan.
Tips mendaftar jalur afirmasi
- Pastikan data bantuan sosial yang kamu miliki masih aktif dan sesuai dengan identitas siswa — nama, NIK, dan alamat yang tercantum harus cocok.
- Cek apakah nama siswa atau orang tua sudah tercantum dalam basis data yang digunakan pemda untuk verifikasi. Beberapa daerah melakukan pengecekan langsung ke DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
- Siapkan dokumen asli dan salinannya sejak awal.
- Periksa apakah sekolah tujuan memang membuka jalur afirmasi untuk jenjang yang dituju — tidak semua sekolah otomatis menerimanya.
3. Jalur Prestasi SPMB 2026
Apa itu jalur prestasi?
Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik dan/atau nonakademik.
Ini jalur yang cukup fleksibel karena “prestasi” di sini tidak hanya berarti juara olimpiade — nilai rapor yang bagus pun bisa dipakai.
Jenis prestasi yang bisa digunakan
Prestasi akademik mencakup nilai rapor (biasanya lima semester terakhir), prestasi di bidang sains, teknologi, riset, inovasi, atau bidang akademik lainnya. Di beberapa daerah, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga bisa digunakan untuk seleksi jenjang SMP dan SMA, kalau memang diterapkan oleh pemerintah atau pemda setempat.
Prestasi nonakademik cakupannya cukup luas: sertifikat lomba olahraga, seni, kepengurusan organisasi siswa (OSIS), atau organisasi kepanduan seperti Pramuka. FAQ resmi Kemendikdasmen bahkan secara spesifik menyebut bahwa pengalaman sebagai ketua OSIS atau ketua organisasi kepanduan termasuk dalam kategori ini.
Dokumen jalur prestasi
Dokumen yang perlu disiapkan tergantung jenis prestasi yang diajukan.
Untuk prestasi nilai, kamu butuh rapor dan surat keterangan peringkat nilai rapor dari sekolah asal.
Untuk prestasi lomba atau organisasi, kamu perlu sertifikat, piagam, atau dokumen kepengurusan yang relevan.
Perlu dicek juga apakah daerahmu mensyaratkan legalisasi dokumen prestasi atau ada batasan tingkat kejuaraan minimum (kabupaten/kota, provinsi, nasional, atau internasional) yang diakui.
Apakah TKA digunakan dalam jalur prestasi?
Bisa iya, bisa tidak — tergantung kebijakan daerah.
Dalam pelaksanaan jalur prestasi, prestasi akademik memang bisa menggunakan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk seleksi penerimaan murid baru pada jenjang SMP dan SMA.
Tapi penggunaan TKA ini tidak otomatis berlaku di semua daerah.
Cek juknis daerahmu untuk kepastian ini.
Tips mendaftar jalur prestasi
- Pilih prestasi yang paling kuat dan paling tinggi tingkatannya — kalau punya prestasi nasional, itu lebih kuat dari tingkat kabupaten.
- Pastikan sertifikat masih berlaku sesuai ketentuan tahun atau jenjang yang ditetapkan daerah.
- Cek apakah dokumen perlu dilegalisasi oleh instansi terkait.
- Bandingkan dulu peluang antara jalur prestasi dan jalur domisili sebelum memutuskan — kadang peluang di jalur domisili lebih besar kalau alamatmu sudah masuk wilayah penerimaan.
4. Jalur Mutasi SPMB 2026
Apa itu jalur mutasi?
Jalur mutasi diperuntukkan bagi dua kelompok.
Pertama, calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas orang tua atau wali.
Kedua, anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tuanya mengajar.
Jalur ini ada karena ada situasi nyata di mana keluarga harus pindah bukan karena pilihan, tapi karena tuntutan pekerjaan.
Tanpa jalur ini, anak-anak dari keluarga yang sering berpindah tugas akan selalu kesulitan masuk sekolah karena KK mereka tidak memenuhi syarat minimal domisili.
Siapa yang bisa mendaftar jalur mutasi?
Ada tiga profil calon murid yang masuk jalur ini:
- Anak dari orang tua atau wali yang sedang menjalani perpindahan tugas
- Calon murid yang ikut pindah domisili mengikuti penugasan orang tua, dan
- Anak guru yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya bertugas mengajar.
Syarat dokumen jalur mutasi
Dokumen yang diperlukan tergantung situasinya.
Untuk anak yang ikut pindah karena tugas orang tua, dibutuhkan surat penugasan orang tua atau wali dan surat keterangan pindah domisili.
Untuk anak guru, yang diperlukan adalah surat penugasan orang tua sebagai guru di sekolah tujuan dan Kartu Keluarga.
Tips mendaftar jalur mutasi
- Pastikan surat tugas masih berlaku dan jelas mencantumkan instansi serta lokasi penugasan.
- Cocokkan alamat baru dengan dokumen domisili yang kamu miliki.
- Kuota jalur mutasi biasanya paling kecil dari semua jalur — pantau daya tampung dari awal supaya tidak kehabisan.
- Kalau perpindahan tugas terjadi mendekati waktu pendaftaran, segera hubungi sekolah atau dinas pendidikan setempat untuk klarifikasi dokumen apa saja yang dibutuhkan.
Perbandingan Kuota Jalur SPMB 2026
Ini bagian yang sering dicari orang karena langsung menyentuh pertanyaan praktis: jalur mana yang peluangnya lebih besar?
Berikut gambaran kuota berdasarkan informasi yang diterbitkan Kemendikdasmen.
| Jenjang | Domisili | Afirmasi | Prestasi | Mutasi |
|---|---|---|---|---|
| SD | Paling sedikit 70% | Paling sedikit 15% | Tidak berlaku (kelas 1 SD) | Paling banyak 5% |
| SMP | Paling sedikit 40% | Paling sedikit 20% | Paling sedikit 25% | Paling banyak 5% |
| SMA | Paling sedikit 30% | Paling sedikit 30% | Paling sedikit 30% | Paling banyak 5% |
Beberapa hal yang perlu diingat dari tabel di atas.
Pertama, angka-angka ini adalah batas minimum — daerah boleh memberi kuota lebih besar, tapi tidak boleh kurang.
Kedua, jalur prestasi tidak berlaku untuk masuk kelas 1 SD, jadi kalau kamu mendaftar untuk jenjang itu, jalur domisili atau afirmasi jadi pilihan utama.
Ketiga, angka ini perlu dicek kembali pada juknis masing-masing daerah karena setiap daerah bisa menetapkan kuota yang berbeda selama tidak di bawah batas minimum nasional.
Cara Memilih Jalur SPMB 2026 yang Tepat
Tidak ada satu jalur yang otomatis “terbaik” untuk semua orang. Yang tepat adalah jalur yang sesuai dengan kondisi kamu.
Berikut panduan singkatnya.
Pilih jalur domisili kalau…
Alamat di KK masuk wilayah penerimaan sekolah tujuan, KK valid dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan daerahmu, dan sekolah tujuan memang dekat dengan tempat tinggal. Ini adalah jalur “default” yang paling banyak dipakai dan punya kuota terbesar, terutama di jenjang SD.
Pilih jalur afirmasi kalau…
Siswa berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan punya dokumen bantuan sosial yang masih aktif dan valid, atau siswa adalah penyandang disabilitas dengan dokumen pendukung dari instansi yang berwenang. Jangan lewatkan jalur ini kalau memang memenuhi syarat — kuotanya cukup signifikan di semua jenjang.
Pilih jalur prestasi kalau…
Nilai rapor konsisten bagus, atau kamu punya sertifikat lomba akademik atau nonakademik yang diakui, atau pernah jadi pengurus organisasi siswa yang masuk dalam kriteria. Pastikan prestasi yang kamu ajukan memang sesuai dengan ketentuan juknis daerah.
Pilih jalur mutasi kalau…
Orang tua atau wali sedang dalam proses atau baru menyelesaikan perpindahan tugas resmi, atau kamu adalah anak guru yang mendaftar di sekolah tempat orang tuamu mengajar. Ingat bahwa kuota jalur ini paling kecil, jadi dokumen harus lengkap dan benar sejak awal.
Panduan cepat memilih jalur
Kalau masih bingung, coba ikuti alur pikir ini:
- Punya dokumen ekonomi tidak mampu atau disabilitas yang valid? → Cek jalur afirmasi.
- Punya prestasi akademik atau nonakademik yang kuat? → Bandingkan peluang jalur prestasi vs jalur domisili.
- Pindah karena tugas orang tua atau kamu anak guru di sekolah tujuan? → Cek jalur mutasi.
- Tidak masuk tiga kondisi di atas? → Fokus ke jalur domisili dan pastikan alamat KK-mu masuk wilayah penerimaan.
Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Daftar SPMB 2026
Dokumen umum untuk semua jalur
Terlepas dari jalur mana yang dipilih, ada dokumen dasar yang umumnya diperlukan.
FAQ resmi Kemendikdasmen menyebutkan bahwa persyaratan umum mencakup batas usia dan/atau penyelesaian pendidikan pada jenjang sebelumnya, dengan bukti berupa akta kelahiran atau surat keterangan lahir, serta ijazah atau surat keterangan lulus bagi yang mendaftar ke jenjang SMP atau SMA.
Selain itu, siapkan juga Kartu Keluarga, NIK calon murid, dan dokumen identitas orang tua atau wali.
Dokumen khusus per jalur
| Jalur | Dokumen Khusus |
|---|---|
| Domisili | KK sesuai ketentuan yang berlaku di daerah (beberapa daerah mensyaratkan KK terbit minimal 1 tahun sebelum pendaftaran berdasarkan juknis setempat); atau surat keterangan domisili dalam kondisi pengecualian tertentu |
| Afirmasi | Kartu PKH/KIP atau dokumen program bantuan sosial lainnya; atau kartu penyandang disabilitas dari kemensos / surat keterangan dari dokter spesialis |
| Prestasi | Rapor + surat keterangan peringkat dari sekolah asal; sertifikat/piagam lomba; atau dokumen kepengurusan organisasi siswa/kepanduan |
| Mutasi | Surat penugasan orang tua/wali + surat pindah domisili; atau surat penugasan orang tua sebagai guru di sekolah tujuan + KK |
Kesalahan Umum Saat Memilih Jalur SPMB 2026
Mendaftar tanpa membaca juknis daerah
Ini kesalahan yang paling sering terjadi. Informasi nasional dari Kemendikdasmen itu penting sebagai dasar, tapi banyak hal teknis yang diatur di level daerah: jadwal pendaftaran, wilayah penerimaan yang spesifik, daya tampung tiap sekolah, dan mekanisme seleksi jika ada kelebihan pendaftar. Dua kota yang bertetangga bisa punya aturan yang cukup berbeda.
Menganggap semua jalur berlaku di semua jenjang
Ini juga jebakan yang cukup umum. Contoh yang paling jelas: jalur prestasi tidak berlaku untuk masuk kelas 1 SD. Kalau kamu mendaftarkan anak untuk masuk SD dan berencana pakai jalur prestasi, itu tidak bisa. Tabel kuota di atas sudah menunjukkan hal ini, tapi sering terlewat kalau tidak dibaca dengan teliti.
Dokumen tidak sesuai atau tidak valid
Ada beberapa masalah dokumen yang sering muncul: KK yang tidak memenuhi ketentuan domisili yang ditetapkan daerah (beberapa daerah punya syarat minimal waktu terbit lewat juknis masing-masing), data NIK yang berbeda antara dokumen satu dan lainnya, sertifikat prestasi yang sudah melewati batas tahun yang diakui, atau surat tugas orang tua yang tidak mencantumkan informasi yang lengkap.
Hanya memilih satu sekolah tanpa alternatif
Ini kebiasaan yang cukup berisiko. Pantau daya tampung sekolah tujuan dari awal dan siapkan pilihan alternatif sesuai ketentuan yang berlaku di daerahmu. Lebih baik punya rencana cadangan yang tidak terpakai daripada tidak punya pilihan sama sekali pas kuota habis.
FAQ Seputar 4 Jalur SPMB 2026
Apa saja 4 jalur SPMB 2026?
Empat jalur SPMB 2026 adalah domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masing-masing punya sasaran dan dokumen yang berbeda. Domisili untuk calon murid yang tinggal di wilayah penerimaan sekolah, afirmasi untuk keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, prestasi untuk siswa dengan capaian akademik atau nonakademik, dan mutasi untuk anak yang pindah karena tugas orang tua atau anak guru.
Jalur mana yang kuotanya paling besar?
Tergantung jenjangnya. Untuk SD, jalur domisili punya kuota paling besar yaitu minimal 70%. Untuk SMP, jalur domisili minimal 40% diikuti prestasi minimal 25% dan afirmasi minimal 20%. Untuk SMA, ketiga jalur utama (domisili, afirmasi, prestasi) masing-masing punya kuota minimal 30%. Jalur mutasi di semua jenjang maksimal 5%.
Apakah pendaftaran SPMB 2026 berbayar?
Tidak. FAQ resmi Kemendikdasmen menegaskan bahwa pendaftaran SPMB gratis dan tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun. Kalau kamu diminta membayar untuk mendaftar, itu tidak sesuai aturan.
Apakah jalur prestasi bisa memakai nilai rapor?
Bisa. FAQ Kemendikdasmen menyebutkan bahwa dokumen jalur prestasi bisa berupa rapor yang disertai surat keterangan peringkat nilai rapor dari satuan pendidikan asal. Biasanya menggunakan nilai lima semester terakhir.
Apakah jadwal SPMB 2026 sama di semua daerah?
Tidak. Surat Edaran SPMB 2026/2027 menyebutkan bahwa pendaftaran dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing. Jadi jadwal di Surabaya bisa berbeda dengan Jakarta atau Makassar. Pantau dinas pendidikan daerahmu untuk informasi jadwal yang akurat.
Di mana saya bisa cek informasi resmi SPMB 2026?
Pantau website dinas pendidikan daerahmu, website sekolah yang dituju, dan kanal resmi Kemendikdasmen. Informasi yang perlu dicek meliputi daya tampung sekolah, kuota tiap jalur, jadwal pendaftaran, persyaratan dokumen, mekanisme seleksi, dan pengumuman hasil penerimaan.
Kesimpulan
Empat jalur SPMB 2026 itu bukan sekadar formalitas administratif — masing-masing punya logika dan sasaran yang berbeda.
- Jalur domisili untuk calon murid yang tinggal di wilayah penerimaan sekolah.
- Jalur afirmasi untuk keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.
- Jalur prestasi untuk siswa dengan capaian akademik atau nonakademik yang kuat.
- Jalur mutasi untuk siswa yang pindah karena tugas orang tua atau anak guru.
Yang paling penting: jangan cuma baca aturan nasionalnya saja.
Sebelum mendaftar, pastikan kamu juga membaca juknis SPMB 2026 dari dinas pendidikan daerahmu dan mengecek kembali jadwal, kuota, serta dokumen yang dibutuhkan oleh sekolah tujuan.
Informasi di tingkat daerah itulah yang paling menentukan.







